Minggu, 20 November 2011

MOLLUSCA (ZOOLOGI INVERTEBRATA)


1.       Pengertian Mollusca
Mollusca (molluska) berasal dari kata mollis yang berarti lunak. Mollusca juga berasal dari bahasa Latin : Molluscus yaitu lunak. Hewan yang termasuk filum ini tubuhnya lunak. Molluska merupakan salah satu kelompok terbesar dan terpenting dalam dunia hewan. Anggota Filum Molluska mencapai 100.000 spesies. Ilmu yang mempelajari Mollusca dinamakan Malakologi.
Mollusca merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum arthropoda. Saat ini diperkirakan ada 75.000 jenis, ditambah 35.000 jenis dalam bentuk fosil. Mollusca hidup di laut, air tawar, payau, dan darat. Dari palung benua di laut sampai pegunungan yang tinggi, bahkan mudah saja ditemukan di sekitar rumah kita.

2.     Ciri-Ciri Umum Mollusca
Adapun ciri-ciri umum Mollusca, yaitu :
a.       Memiliki tubuh yang lunak.
b.      Tubuhnya tidak beruas-ruas.
c.       Tubuhnya ditutupi oleh cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat.
d.      Kakinya pipih, lebar, dan berotot.
e.       Hidupnya di laut.
f.        Bentuk tubuh simetri bilateral, relatif bulat, dan pendek.
g.       Antara tubuh dan cangkang terdapat bungkus yang disebut mantel.
h.       Tubuhnya dapat mengeluarkan lendir untuk membantu berjalan.
i.         Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal.
j.        Mollusca ada yang bersifat diesis dan ada pula yang monoesis.
k.      Respirasi pada Mollusca menggunakan insang atau paru-paru.
l.         Ukuran dan bentuk tubuh Mollusca sangat bervariasi. Misalnya, siput yang panjangnya hanya beberapa milimeter dengan bentuk bulat telur. Namun, ada juga cumi-cumi raksasa dengan bentuk torpedo bersayap yang panjangnya lebih dari 18 meter.
m.     Sistem saraf Mollusca terdiri dari cincin saraf yang memiliki esofagus dengan serabut saraf yang menyebar.
n.       Sistem pencernaannya lengkap, terdiri dari mulut, esofagus, lambung, usus, dan anus.

3.     Klasifikasi Mollusca
Berdasarkan simetri tubuh, bentuk kaki, cangkang, mantel, insang, dan sistem sarafnya, Mollusca dibagi atas lima kelas, yaitu Polyplacophora, Scapopoda, Gastropoda, Cephalopoda, dan Pelecypoda (Bivalvia).

a.      Polyplacophora
Ciri-cirinya yaitu, sebagai berikut :
a)            Bentuk tubuhnya bulat telur, pipih, dan simetris bilateral.
b)            Mulut tidak berkembang dengan baik dan terletak di bagian kepala (anterior).
c)            Anus terletak di posterior.
d)            Tidak memiliki tentakel dan mata.
e)            Kakinya pipih dan biasanya memiliki lidah parut (radula)
f)              Sistem organ dalam Tubuh Polyplacophora, yaitu :
Sistem Organ
Keterangan
Sistem
Pencernaan
Organ pencernaan dimulai dari mulut yang dilengkapi radula dan gigi – faring – perut – usus halus – anus. Kelenjar pencernaannya adalah hati yang berhubungan dengan perut.
Sistem Saraf
Sistem sarafnya berupa cincin esofagus dan dua cabang saraf yang mensarafi mantel dan daerah kaki. Tidak terdapat ganglion yang jelas, tetapi ada sel-sel ganglion pada cabang saraf.
Sistem Peredaran darah
Sistem peredaran darah lakunair (terbuka) terdiri dari jantung, aorta, dan sebuah sinus. Darah mendapat oksigen dari insang.
Sistem Ekskresi
Ekskresi dilakukan oleh sepasang ginjal yang bermuara ke arah posterior.
Sistem Reproduksi
Reproduksi secara seksual, yaitu dengan pertemuan ovum dan sperma terdapat individu jantan dan betina.

Contoh yang terkenal dari kelas ini adalah Chiton sp.

b.      Scapopoda
Ciri-cirinya yaitu, sebagai berikut :
a)            Bercangkang seperti kerucut atau tanduk.
b)            Kedua ujung cangkang berlubang.
c)            Kaki terdapat di daerah mulut.
d)            Tubuhnya diselubungi mantel.
Contohnya adalah Dentalium vulgare.


c.       Gastropoda
Ciri-ciri dari anggota kelas ini, yaitu :
a)            Habitatnya di laut, air tawar, atau daratan yang lembap.
b)            Bersifat herbivor.
c)            Tubuhnya terbagi atas :
-   kepala,
-   leher,
-   kaki, dan
-   alat-alat dalam (viseral).
d)            Pada kepala terdapat sepasang tentakel pendek sebagai alat pembau dan sepasang tentakel panjang sebagai alat penglihat.
e)            Di bawah kepala terdapat kelenjar mukosa.
f)              Kakinya lebar pipih dan selalu basah.
g)            Kaki sebenarnya merupakan perut yang tersusun oleh otot yang sangat kuat dan dapat bergerak bergelombang.
h)            Memiliki cangkang tunggal, ganda, atau tanpa cangkang.
i)              Bentuk cangkang :
-   bulat,
-   bulat panjang,
-   bulat kasar, atau
-   bulat spiral.
j)              Cangkang umumnya spiral asimetri.
k)            Pada keadaan bahaya, cangkang ditutup oleh epifragma.
l)              Sistem organ dalam Tubuh Gastropoda, yaitu :
Sistem Organ
Keterangan

Sistem Respirasi
Hewan yang hidup di air berespirasi dengan insang, sedangkan yang hidup di darat berespirasi dengan rongga mantel yang berfungsi sebagai paru-paru.
Sistem Pencernaan Makanan
Alat pencernaan meliputi rongga mulut, kerongkongan, kelenjar ludah, tembolok, lambung kelenjar, dan anus. Saluran pencernaan berbentuk huruf U. Makanan dipotong-potong oleh rahang tanduk dan dikunyah oleh radula serta dibasahi dengan lendir dari kelenjar tubuh. Kemudian makanan ditelan ke kerongkongan dan berturut-turut menuju tembolok, lambung, dan dibuang lewat anus yang terdapat di kepala.
Sistem Peredaran darah
Sistem peredaran darahnya terbuka dengan jantung dan saluran darah sebagai organ transportasi. Darah (plasma dan butir darah) tak berwarna dan berfungsi mengedarkan oksigennya ke seluruh tubuh serta mengangkut sisa pembakaran. Jantung terdiri atas serambi dan bilik yang dilindungi rongga perikardium.
Sistem Ekskresi
Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di dekat jantung dan saluran ureter yang terletak di dekat anus.
Sistem saraf
Susunan saraf berupa ganglion yang bercabang di seluruh tubuh.
Sistem Reproduksi
Pada Gastropoda ada hewan yang diesis dan monoesis. Pada hewan monoesis, alat kelamin jantan dan betina terdapat pada satu hewan, tetapi tidak dapat membuahi sendiri. Untuk melakukan pembuahan harus didahului dengan kopulasi. Ovotestis menghasilkan sperma yang disalurkan ke vasa deferensia dan akhirnya masuk ke vagina hewan lain dengan perantaraan penis yang dapat dikeluarkan dari lubang genital. Ovotestis juga menghasilkan sel telur. Sel telur ini dibawa lewat saluran hermafroditus untuk mendapat albumin kemudian uterus lalu ke oviduk. Di oviduk sel telur dibuahi sperma hewan lain.

Contohnya adalah Achatina fulica (bekicot).

d.      Cephalopoda
Cephalopoda berasal dari kata cephalo yang berarti kepala dan podos yang berarti kaki. Jadi, Cephalopoda adalah hewan yang berkaki di kepala.
Ciri-ciri umumnya, yaitu :
a)            Tubuhnya berbentuk sekoci atau gelendong.
b)            Kulit tubuhnya dapat berubah warna.
c)            Memiliki tentakel (lengan) yang jumlahnya bervariasi dan dilengkapi alat penghisap untuk menangkap mangsa.
d)            Lengan dibantu sirip di kanan dan kiri tubuh yang berfungsi sebagai alat kemudi jika hewan bergerak ke depan.
e)            Kepalanya terletak di antara leher mantel dan tentakel.
f)              Pada kepala terdapat sepasang mata.
g)            Sistem organ penunjang kehidupan Cephalopoda, yaitu :
Sistem Organ
Keterangan

Sistem pencernaan
Organ pencernaan dimulai dari rongga mulut yang dikelilingi tentakel, dan berturut-turut menuju ke faring, esofagus, lambung, usus halus, dan berakhir di anus. Di faring terdapat radula dan mati.
Sistem Peredaran darah
Alat peredaran darahnya terdiri dari jantung sistemik, aorta, dan arteri, merupakan peredaran darah ganda dan tertutup.
Sistem Ekskresi
Organ ekskresi berupa nefridium yang terletak di sebelah jantung.
Sistem saraf
Sister saraf terdiri atas tiga pasang ganglion. Indra sensoris juga sangat berkembang bdan dilengkapi dengan dua statosista(alat keseimbangan) dan alat pembau.
Sistem Reproduksi
Reproduksi terjadi secara seksual dengan fertilisasi internal. Hewan jantan dan betina terpisah (diesis).

Contoh Cephalopoda ialah Octopoda, cumi-cumi, dan Nautilus. Kelas Cephalopoda dibagi menjadi dua ordo, yaitu Tetrabranchiata dan Dibranchiata.
1)      Tetrabranchiata
Tetrabranchiata meliputi spesies yang sangat banyak, di antaranya telah menjadi fosil(kelompok Nautiloid dan Amonoid) yang hidup di era Mesozoikum (kira-kira 60 juta tahun lalu). Contoh Nautiloid adalah genus Naulitus yang masih dapat dijumpai di lautan Pasifik dan lautan Indonesia.
Ciri-cirinya, yaitu :
a)      Memiliki cangkang luar dari kapur yang :
-     membelit, dan
-     memiliki beberapa lengan.
b)      Mempunyai dua pasang insang.
c)      Mempunyai dua pasang nefridium.
d)      Tidak mempunyai kromatofora.
e)      Tidak mempunyai kantong tinta.
Salah satu famili dari ordo Tetrabranchiata adalah famili Nautilidae. Contohnya adalah Nautilus pompilus.
2)      Dibranchiata
Dibranchiata memiliki cangkang dalam atau tidak sama sekali dan lengan lebih sedikit dibandingkan Tetrabranchiata.
Ciri-cirinya, yaitu :
a)   Mempunyai kantong tinta.
b)   Mempunyai sepasang insang.
c)   Mempunyai sepasang nefridia.
d)   Memiliki kromatofora.
         Ordo Dibranchiata dibagi menjadi dua subordo yaitu :
a)                  Decapoda, contoh : Loligo pealeii dan Sepia officinalis
b)                  Octopoda; sebagian besar tak memiliki cangkang kecuali genus Argonauta. Contoh : Argonauta argo, Octopus vulgaris, dan Octopus bairdi.

e.       Pelecypoda
Pelecypoda disebut juga Lamellibranchiata (jika insangnya berlempeng-lempeng) dan Bivalvia (jika cangkangnya berjumlah dua atau dapat dikatupkan). Anggota Pelecypoda dalam bahasa Indonesia disebut tiram atau kerang.
Ciri-cirinya yaitu :
a)      Habitatnya di perairan, yaitu air tawar dan air laut.
Di laut misanya Venus mercenaria, sedangkan di air tawar misalnya Anadonta, Tetrabatulina, atau Lampsilis.
b)      Hidup bebas dengan memakan zooplankton.
Contohnya remis yang termasuk kelompok Bivalvia.
1)      Struktur Tubuh
Tubuh remis diselubungi oleh cangkang yang setangkup dan dihubungkan oleh engsel. Struktur Cangkang terdiri atas 3 bagian, yaitu Periostrakum (lapisan terluar), Prismatik (lapisan tengah), dan Nakreas (lapisan terdalam).
Pembentukan mutiara pada bivalvia adalah proses yang terjadi karena aktivitas cangkang. Mantel terdapat di bagian dorsal. Antara mantel dan tubuh terdapat rongga yang di dalamnya terdapat dua pasang keping insang, alat dalam dan kaki.
2)      Sistem Organ
Sistem organ yang menunjang kehidupan Bivalvia yaitu :
Sistem Organ
Keterangan

Sistem pencernaan
makanan
Makanan masuk bersama air ke mulut karena adanya silia pada palpus labialis. Esofagus pendek menghubungkan mulut dengan lambung. Sesudah dicerna di lambung, makanan kemudian diserap di usus dan sisanya dibuang ke anus.
Sistem Peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri atas jantung, saluran darah, dan rongga sinus. Jantung terdiri dari ventrikulum dan sepasang aurikulum.
Sistem Saraf
Sistem saraf terdiri dari beberapa ganglion yang terletak sebelah menyebelah di esofagus dan kemudian berhubungan dengan ganglion lain untuk mensarafi antara lain bagian kaki, alat dalam, dan ginjal.
Alat indra
Alat indra tidak berkembang, tetapi terdapat alat keseimbangan (statosista) yang terletak di belakang ganglion pedal dan osphradium (benda berwarna kuning) yang diduga sebagai alat penyaring air yang masuk ke mantel. Alat ini terletak di dekat ganglion viseral. Sel-sel yang peka terhadap rangsang (sel sensoris) terdapat di tepi mantel.
Sistem Reproduksi
Tiram air tawar umumnya diesis, tetapi ada juga yang hermafrodit.

4.     Peranan Mollusca bagi Manusia
Ada beberapa peranan mollusca bagi manusia, yaitu :
a.       Beberapa jenis kerang merupakan sumber protein hewani.
b.      Kerang mutiara (Pinctada margaritifera) yang terdapat di lautan Srilangka, India, Jepang, Indonesia, dan Australia menghasilkan mutiara yang dapat dijadikan sebagai perhiasan.
c.       Mollusca bercangkang menghasilkan cangkang yang indah dan beraneka untuk dimanfaatkan sebagai perhiasan dan cindramata.
d.      Beberapa jenis siput merugikan karena bersifat merusak dan merupakan hospes perantara cacing hati.
e.       Teredo navalis menggerakkan kayu galangan kapal.

6 komentar:

  1. makasih mas, ini sangat membantu untuk presentasi mollusca. cari cari di internet, ini yang paling jelas.

    BalasHapus
  2. sama-sama mas, semoga bermanfaat..

    BalasHapus
  3. lengkap banget gan
    mAkasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama gan..
      sering-sering mampir gan,

      Hapus
  4. thankyou banget ya.. sangat membantu.. paling lengkap deh emang...

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha,, terima kasih,
      sering mampir gan.. ajak teman juga hehe

      Hapus